Kamis, 08 Juli 2021

Web Design

Pengertian Web Desain

Web design atau desain secara virtual ini biasanya diterapkan pada media digital seperti website. Hal tersebut akan berkaitan dengan web development yang menjadi pengembangan pada sebuah website yang menuntut fungsionalitas dan membutuhkan esensi seni pada desain.

Secara tidak langsung, website desain ini termasuk istilah yang digunakan dalam pembuatan desain. Fokus pada tampilan, tapi tidak akan menghilangkan fungsi utama website yang sedang di design. Mampu memberikan kenyamanan tambahan bagi pengunjung dan pembaca website.

Tujuan Design Website

Untuk tujuan dari pembuatan web design sendiri dengan menjadi salah satu media komunikasi. Tujuan tersebut akan menyampaikan informasi secara realtime dan secara cepat.

Sedangkan dalam membuat desain sendiri, website membutuhkan kemampuan khusus. Karena tidak semua orang dapat membuat desain yang tidak perlu menghilangkan fungsi utama website tersebut.

Fungsi Website

Fungsi web desain sendiri bisa digunakan sebagai media komunikasi yang lebih menarik. Pada fungsi komunikasi dapat dilihat dari website yang memiliki nilai dinamis. Biasanya website ini dibuat menggunakan program website yang akan dilengkapi dengan fasilitas yang akan mendukung fungsi komunikasi yang ada.



Sumber : jagowebdesign.com

Videografi

Pengertian Videografi

Videografi merupakan media yang digunakan untuk merekam kejadian menjadi satu gambar dalam bentuk suara atau video.

Untuk membuat videografi yang berkualitas, dibutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mendalam mengenai teknik pengambilan gambar, karena hasil videografi dapat dinikmati oleh semua orang.

Teknik Dalam Videografi

  1. Teknik pengambilan adegan
    Untuk menghasilkan video yang baik, adegan diambil secara konsisten dan teratur. Saat proses pembuatan video lebih baik menggunakan kamera lebih dari satu.
  2. Teknik zoom atau perbesar gambar
    Menggunakan teknik zoom harus diperhatikan dengan baik. Terlalu banyak zoom dapat membuat video kurang bagus.
  3. Teknik frame dan subjek gambar
    Pengambilan subjek gambar harus disesuaikan gengan frame yang ada. Frame akan memberikan kesan menarik dan menyatu dengan sempurna.
  4. Teknik pengambilan detail
    Dalam videografi teknik pengambilan latar belakang dengan wide shot harus diperhatikan. Hal tersebut karena wide shot dapat digunakan untuk memberi petunjuk akan lokasi dan tempat yang lebih spesifik.
  5. Teknik pengambilan angle
    Agar mendapatkan hasil yang maksimal, pengambilan video harus memperhatikan jarak pandang ke atas dan ke bawah.
  6. Hindari backlight
    Backlight merupakan cahaya matahari yang membelakangi subjek. Sehingga pencahayaan menjadi gelap atau kontras. Backlight dapat membuat gambar terlihat tidak jelas.
  7. Tidak menggunakan effects
    Hindari penggunaan efek pada video. Untuk membuat videografi menarik tanpa menggunakan efek, bisa menggunakan software editing yang ringan.


Sumber : selamatpagi.id

Fotografi

Pengertian Fotografi 

Fotografi merupakan serapan dari bahasa inggris "photography" yang berarti "photos" cahaya dan "grafo" melukis atau menulis (asal kata Yunani kuno).

Jadi, fotografi merupakan sebuah proses melukis dengan menggunakan media cahaya.

Untuk definisi fotografi yang lebih umum, memiliki arti:
Proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka terhadap cahaya.

Jenis Fotografi

  • Potrait Photography
    Haraus mampu menangkap ekspresi, mimik, kepribadian, maupun suasana hati seseorang agar foto yang dihasilkan lebih berkesan.
  • Landscape Photograpy
    Memfokuskan objeknya pada pemandangan alam seperti pantai ataupun gunung. Agar hasil dari landscape photography kamu bagus, kamu perlu mempertimbangkan momen yang tepat untuk memotret.
  • Human Interest Photography
    Lebih menonjolkan bagaimana sisi kehidupan dan interaksi manusia dengan lingkungan sekitar dalam kesehariannya.
  • Aerial Photography
    Suatu objek yang seolah-olah tampak dari sisi atas, pengambilannya dilakukan dari atas (high angle).
  • Stage Photography
    Sangat pas untuk yang suka hadir di konser musik atau pertunjukan lain seperti tari dan teater. Seperti namanya, jenis fotografi ini menjadikan orang diatas pangguang sebagai objeknya.
  • Wildlife Photography
    Photografi ini akan memberikan sensasi yang berbeda dan lebih memicu adrenalin, apalagi jika hewan yang ditemui adalah hewan-hewan buas.
  • Macro Photography
    Membuat objek berukuran kecil untuk dapat tampak sangat dekat dengan menampilkan detail yang apik.
  • Photojournalism/journalism photography
    Menyajikan foto yang memiliki cerita atau nilai berita. kemudian, foto tersebut dapat digunakan untuk keperluan penayangan berita atau publikasi di media massa.
  • Fashion Photography
    Akan lebih menekankan pada fokusnya desain pakaian agar orang-orang bisa tertarik untuk membelinya.
  • Street Photography
    Ciri khas ialah suatu pendekatan yang berusaha menampilkan realitas sesungguhnya yang terjadi di ruang publik secara spontan.
  • Architectural Photography
    Fotografi ini menampilkan keindahan bentuk bangunan atau gedung, dan sering dipakai untuk keperluan komersil, seperti promosi hotel, apartement, maupun real estate.
  • Sport Photography
    Untuk mengabadikan setiap kejadian yang menarik ditengah lapangan atau lintasan. 
  • Food Photography
    Mampu menciptakan komposisi yang bagus dan memperlihatkan detail serta tekstur yang dibidiknya.
  • Still life Photography
    Mampu bercerita kepada penikmat foto lewat komposisi, properti, dan tentunya pencahayaan yang bagus.


Sumber : Sukagitu.com

Desain Grafis

Desain Grafis adalah sebuah seni sekaligus praktik perencanaan, gagasan, dan pengalaman yang dituangkan kedalam konten visual dan tekstual.
Bentuk yang diambil dapat berupa desain fisik atau virtual dan mencangkup kata-kata,gambar, dan grafik.
Desain grafis dapat dikerjakan secara fleksibel baik individual maupun tim dengan skala besar.

Prinsip Prinsip Desain Grafis

  1. Balance (keseimbangan)
    Keseimbangan simetris adalah ketika bobot elemen dibagi secara merata pada kedua sisi desain.
    Sedangkan keseimbangan asimetris adalah penggunaan skala, kontras, dan warna untuk mendapatkan flow dalam desain.
  2. Proximity (kedekatan)
    Membantu dalam menciptakan hubungan antara elemen-elemen yang serupa atau saling terkait. Elemen-elemen ini tidak perlu dikelompokkan bersama, melainkan harus dihubungkan secara visual dengan font, warna, ukuran, dll.
  3. Alignment
    Prinsip ini memberikan tampilan yang teratur untuk shape, gambar, dan baris teks, dengan menghilangkan elemen-elemen yang ditepatkan secata acak-acakan.
  4. Visual Hierarchy (Hirarki Visual)
    Sederhananya, hierarki terbentuk ketika ekstra bobot visual diberikan kepada elemen atau pesan paling penting dalam desain kamu.
  5. Repetition (Repitisi)
    Pengulangan atau repetition adalah elemen desain dasar, terutama ketika kamu membuat desain branding. Repitisi menciptakan ritme dan memperkuat desain keseluruhan dengan menyatukan elemen-elemen yang konsisten seperti logo, jenis warna, hingga jenis font.
  6. Contrast (kontras)
    Kontras terjadi apabila terdapat perbedaan antara dua atau lebih elemen desain yang berlawanan. Yang paling umum adalah hitam vs putih, gelap vs terang, besar vs kecil, tradisional vs modern, dan seterusnya.
  7. Color (warna)
    Komponen penting dalam desain, ia dapat menentukan suasana desain secara menyeluruh. Warna yang kamu pilih dapat mewakili merk dan maksud pesannya.
  8. Negative Space (ruang negatif)
    Dengan kata lain berarti area yang terdapat di sekitar elemen desain.
  9. Typography (tipografi)
    Salah satu elemen utama desain, dan dapat membuat identitas merek atau karya seni apabila dieksekusi dengan gaya yang disesuaikan.
  10. Rules (aturan)
    Ingat, apapun yang kamu pilih dalam desain komunikasi, jangan setengah-tengah.


Sumber : apridesain.id

Multimedia

Apa itu Multimedia? 

Multimedia adalah Suatu sarana atau media melalui penggunaan komputer dalam menggabungkan dan menyajikan suara, teks, animasi, audio dan video dengan alat bantu dan koneksi sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya, dan berkomunikasi. banyak sekali pekerjaan yang bisa didapat dari jurusan multimedia, contoh pekerjaan :

  • Animator : Membuat dan mengedit animasi biasanya lebih cenderung pada objek karakter seperti kartun atau tokoh pada game.
  • Multimedia Design & Desainer : Membuat dan merancang sekema temapt dan latar ruangan yang bisa banyak digunakan baik untuk entertaiment ataupun kehidupan.
  • Video Editor, Pic Editor dan Audio Editing : Editor video yaitu membuat berbagai jenis video, pic editor seperti photoshop, mengedit audio baik music maupun efek suara.
  • Video Shooting dan Fotografer : Membuat dan mendokumentasikan foto/video serta dapat digunakan dalam pembuatan film.
  • Webmaster : Pengelolaan situs web dan server online yang membutuhkan kemampuan dari materi pemograman.
  • Kerja Kantoran : Dengan kemampuan dasar office komputer.

Jenis Jenis Multimedia
  • Multimedia Interaktif
    Contoh : aplikasi game, CD interaktif, program aplikasi, virtual reality, dst.
  • Multimedia Linier
    Contoh : TV, film, e-book, musik dan lain-lain.
  • Multimedia Hiperaktif
    Contoh : World wide web, web site, mobile banking, dan game online.
  • Perangkat Multimedia
    Contoh : CD-ROM, kaset audio, gambar statis, transparasi overhead, dan lain-lain.


Sumber : jagad.id

Membuat Berita Online

1. Curah Hujan Tinggi Jalan Raja Di Morowudi Banjir Gambar 1 Curah Hujan Tinggi Jalan R...